Alokasi Spektrum Frekuensi

Sebagai sumber daya yang terbatas, spektrum frekuensi harus dikelola dengan manajemen yang baik agar pemanfaatannya optimal, tak terbuang, tak kekurangan, dan tak terbengkalai. Alokasi frekuensi tersebut dipergunakan untuk layanan publik dan swasta dengan pemerintah sebagai pemegang otoritas pengaturan, dan frekuensi dapat diperdagangkan melalui mekanis pasar dan regulasi yang mengatur proses dan pengawasan agar tidak terjadi illegal using dan interference.

Pita frekuensi oleh ITU dibedakan berdasarkan rentang jangkaun frekuensi mulai dari very low frequency (VLF) hingga extremely high frequency (EHF). Sedangkan pembagian layanan frekuensi dapat dilihat pada tabel.

Kategori Layanan Tipe Layanan

Fixed Service (FS) Radio Links

Fixed satellite services (FSS)

Mobile-satellite

Broadcast-satellite

Broadcasting Service (BS) Teresterial

Broadcasting satellite services (BSS)

Mobile Service (MS) Radio stations pada kendaraan

Mobile satellite services (MSS)

Maritime mobile services (MMS)

Maritime mobile satellite services (MMSS)

Aeroneutical mobile services (AMS)

Land mobile services (LMS)

Land mobile satellite services (LMSS)

mateur Service (AmS) Amateur service

Amateur satellite service

Technical and Scientific Services Space research service (SR)

Earth exploration satellite service

Meteorogical service

Radiodetermination service

Inter-satellite service (ISS) Direct links services
Advertisements

Alokasi Frekuensi Broadband Wireless Access (BWA)

Alokasi Frekuensi Broadband Wireless Access (BWA)

BWA merupakan layanan pita lebar yang menawarkan akses internet berkecepatan tinggi hingga 256 kbps melalui jaringan nirkabel (wireless). Beberapa teknologi yang mendukung layanan BWA yaitu Wi-Max (802.16), Wi-Fi (802.11), mobile-fi, CDMA1xEVDO (3GPP2), dan WCDMA (3GPP). Alokasi frekuensi BWA terbagi dalam penggunaan spectrum frekuensi eksklusif dan non eksklusif.

Penggunaan spectrum frekuensi eksklusif :

i.                    Pita frekuensi 300 MHz (287 – 294 MHz, 310 – 324 MHz)

ii.                 Pita frekuensi 1.5 GHz (1428 – 1452 MHz dan 1498 – 1522 MHz)

iii.               Pita frekuensi 1.8 GHz (1780 – 1805 MHz)

iv.               Pita frekuensi 1.9 GHz (1880 – 1920 MHz, 2010 – 2025 MHz)

v.                  Pita frekuensi 2 GHz (2053 – 2083 MHz)

vi.               Pita frekuensi 2.5 GHz (2500 – 2520 MHz dan 2670 – 2690 MHz)

vii.             Pita frekuensi 3.3 GHz (3300 – 3400 MHz)

viii.          Pita frekuensi 3.5 GHz (3400 – 3600 MHz), pita ini berstatus sekunder

ix.                terhadap layanan Satelit

x.                  Pita frekuensi 10.5 GHz (10150 – 10300 MHz dan 10500 – 10650 MHz)

Penggunaan spectrum frekeunsi non eksklusif :

i.                    Pita 2.4 GHz (2400 – 2483.5 MHz)

ii.                 Pita 5.2 GHz (5150 – 5350 MHz)

iii.               Pita 5.8 GHz (5725 – 5825 MHz)