Link Free Open Access Journal

Sudah lama banget tidak menulis di sini. Satu tahun!! Wewww…lama banget ya. Mudah-mudahan tidak di-banned sama WP. Biarpun tidak pernah posting, tiap hari buka akun WP lho….hehehe… Biasaaa narsis. Masih eksis juga ternyata nih blog. Masih banyak yang berkunjung. Tentunya seneeennnggg. Alhamdulillah sedikit-sedikit, ada manfaatnya buat orang lain. Tapi yaaa…sedih juga. Banyak yang datang tapi “suguhannya” mungkin sudah kadaluarsa ya. Atau ada komen-komen yang terbengkalai. Maafkannn… Yup, agak terlambat. Mari mulai posting lagi. Semangat!!!

Salah satu komentar yang banyak masuk adalah permintaan jurnal. Waduuuuh… Dikira sini gudang jurnal kali ya…๐Ÿ˜€. Ada yang saya kirim via email tapi kan kadang tidak sesuai dengan harapan yaa. Hanya lihat dari kata kunci dan judulnya saja tidak menjamin jurnal tersebut sesuai dengan apa yang kita cari.

Sekarang tuntutannya luar biasa ya. Untuk riset bahkan tingkat S1 pun diminta tinjauan literatur berupa jurnal. Bukan buku saja atau lebih parah skripsi temen…qiqiqi. Ya bukannya tidak boleh. Tapi kadang kurang relevan, signifikan, dan up to date dibanding jurnal. Apalagi untuk mahasiswa pascasarjana, doktoral, atau yang punya profesi seperti saya. Baca jurnal wajib hukumnya๐Ÿ™‚. Beberapa waktu lalu saya diberi modul research methodolgy seorang teman yang kuliah di ITC, Belanda sana. Menurut yang saya baca, riset yang baik, selayaknya mengacu dan mengkaji jurnal internasional. Ini penting dan harus. Setelah itu baru jurnal terbitan tingkat nasional, baru kemudian jurnal terbitan tingkat lokal. Sayangnya, jurnal internasional tidak gratis dong yaaa. Jurnal yang bagus-bagus terbitan IEEE, ScienceDirect, JSTOR, Taylor& Francis, ProQuest, dan kawan-kawannya itu tidak bisa diakses dengan gratis. Paling cuman bisa baca-baca abstract-nya aja. Kalau tidak cocok, ya udah langsung ditutup aja. Tapiii…kalau pas banget, gimana coba?? Hiks hiks…baca abstract-nya aja sangat tidak membantu. Beruntunglah teman-teman yang punya akun disana. Atau institusinya langganan jurnal (fuiihhh…kapan ya institusi saya langganan jurnal yang banyak). Atau punya teman yang bisa dimintai tolong unduh (thanks for men-temen :D). Itu sungguh berkah luar biasa๐Ÿ˜€.

Terus yang tidak punya?? Gigit jari gitu?? ย Qiqiqi…jangan dong ya. Masih ada Google๐Ÿ˜€. Yaaa…gitu aja mah kita udah tahu..basii ahhh. Qiqiqi…yaa maap. Sapa pun setuju Google gudang segala macem informasi ya. Nah, ini ada beberapa link open access journal yang biasa saya datangi.

Google Scholar

Tetap dong Google nomor satu๐Ÿ™‚. Etetapi saya jarang cari-cari di Google. Hasilnya kurang fokus. Kecuali kita sudah tahu mau cari jurnal dengan judul apa. Tinggal di search judul jurnal ditambah embel-embel tipe file, misal judul-jurnal filetype:pdf. Klik cari. Kalau beruntung ada aja yang muncul. Nah, kalau misalnya blank, hanya tahu kata kuncinya, saya pakai Google Scholar. G-Scholar ini menyediakan jurnal, buku, laporan penelitian dari berbagai institusi atau personal yang sudah mendaftarkannya web mereka di G-Scholar untuk di-index. Hasil pencarian disini relatif fokus dan berasal dari institusi yang kredibel. Disini, selain bisa melihat banyak jurnal, kita bisa melihat jumlah sitasinya. Nah, ini sangat menolong sekali. Semakin banyak yang mensitasi, berarti jurnal ini memiliki impact factor yang tinggi. Berarti penelitiannya sangat bagus. Kecuali jurnal terbitan tahun terbaru ya. Dan, bisa dilihat pula jurnal yang mensitasi. Siapa tahu ada yang nyantol๐Ÿ™‚. Masalah muncul kalau jurnal yang kita sukai tidak bisa diakses secara free. Caranya…minta tolong sama yang punya akun kesana aja ya…hehehe.

Science Direct Open Journal

Science Direct bisa diakses secara free juga lhooo. Caranya register dulu sebagai user. Setelahnya kita bisa mengakses open journal mereka. Saya sudah coba, bisa diunduh kok…senangnya. Tapi ya itu….tidak sekomplit kalau berbayar ya. Teramat sangat terbatas. Mulai dari topik sampai tahun. Biasanya muncul ratusan hasil pencarian dari tahun awal terbitan sampai sekarang. Ini hanya muncul seiprit, kadang tidak sampai 10. Yah, namanya juga hak cipta ya. Harus mengapresiasi karya orang lain. Coba saja, siapa tahu lagi beruntung๐Ÿ˜€.

Selanjutnya adalah beberapa link open access journal yang pernah dan biasa saya datangi.ย 

Ketika saya berkunjung ke link tersebut, mereka memberi free access. Beberapa jarang saya kunjungi kembali. Jadi tidak tahu apakah masih memberi free access atau tidak. Mudah-mudahan masih. Saya lebih sering langsung ke G-Scholar. Moga bermanfaat๐Ÿ˜€.

~~i.n.a~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s