IT/IS Benefit Matrix – Metode Baru

Saya pikir perangkat untuk mengevaluasi investasi sistem dan teknologi informasi (IT/IS) hanya dilihat pada aspek tangible benefit dan intangible benefit. Seperti pada tulisan sebelumnya di kategori analisis dan desain IT/IS

Ternyata, perangkat atau metode untuk mengukur investasi IT/IS telah berkembang. Kondisi ini disadari bahwa sangat sulit mengukur intangible benefit. Variabel pengukurnya sulit didefinisikan dengan baik apalagi nilai keuntungannya. Meski nilai intangible benefit bisa jauh lebih besar dari pada tangible benefit. Secara materi sulit terukur tapi dampaknya sangat bisa dirasakan perusahaan atau pihak yang mengimplementasikan sistem informasi. Misalnya citra perusahaan di mata konsumen, keunggulan kompetitif dibanding perusahaan lain, kenaikan persentase konsumen, dan sebagainya.

Metode baru yang digagas Marylin Parker dan Dan Nemenyi (artikel ilmiahnya sedang dicari…ada yang mau sharing??? ).

Menurut mereka antara tangible dan intangible ada kondisi antara atau quasi intangible. Quasi intangible memudahkan dalam mengidentifikasi keuntungan dari implementasi IT/IS yang bisa dikategorikan dalam aspek pengaruh langsung pada profitabilitas perusahaan dan dampak terhadap profitabilitas perusahaan.ย  Pengelompokkan tangible, intangible, dan quasi intangible ini dibuat dalam sebuah matrix yang disebut IT/IS Benefit Matrix.

IT/IS benefit matrix

Dari IT/IS Benefit Matrix ada pengembangan metode lama menjadi tangible, quasi intangible, dan intangible. Kategori pada masing-masing kelompok dijbarkan menjadi EQT Hard HQT, EXI, dan HQI

  • Easy-to-Quantify Tangible (EQT) / Hard Benefit

Keuntungan implementasi IT/IS bisa langsung mempengaruhi profitability perusahaan dan dampaknya dapat diukur secara obyektif. Contohnya penggunaan intranet akan mengurangi konsumsi kertas di perusahaan karena adanya office automation.

  • Hard-to-Quantify Tangible (HQT)

Keuntugannya tidak mempengaruhi profitability secara langsung tetapi dampaknya bisa dirasakan. Misalnya penggunaan firewall bisa melindungi data-data perusahaan dari malware. Dampaknya terasa tapi tidak terlihat nilai keuntungan yang diperoleh.

  • Easy-to-Quantify Intangible (EQI)

Manfaatnya dapat dirasakan tetapi tidak berdampak dalam menaikkan profit perusahaan. Misalnya aplikasi costumer relationship management dengan sistem informasi terentu yang mendekatkan hubungan konsumen dan perusahaan

  • Hard-to-Quantify Intangible (HQI)

Bagian yang ini adalah bagian yang sulit diidentifikasi keuntungan dan dampaknya bagi perusahaan. Contohnya aplikasi mobile tracking dapat meningkatkan citra perusahaan dan keunggulan kompetitif.

Untuk memudahkan pengketagoriannya, ada studi lanjutan yang mengembangkan metode ini dalam balance score card. Biar ga pusing,ย  saya lanjutkan di tulisan berikutnya.

One thought on “IT/IS Benefit Matrix – Metode Baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s