Kemenkominfo dan RPM Konten Multimedia

Dalam beberapa waktu belakangan ini, Kemenkominfo menjadi sorotan masyarakat atas tiap-tiap regulasi yang dikeluarkannya. Berbagai kontroversi mewarnai setiap upaya pengesahan regulasi, sebut saha UU ITE, RPP Teknis Penyadapan, dan yang bergulir saat ini adalah RPM Konten Multimedia. Munculnya kontroversi ini bisa dinilai sebagai hal positif baik bagi Kemenkominfo sendiri maupun masyarakat.

Pertama, Kemenkominfo cukup terbuka dalam mempublikasi rancangan regulasi pada masyarakat dibanding kementerian lainnya meskipun dapat dikatakan lebih sering terlambat dan tidak memberikan informasi menyeluruh tentang regulasi tersebut. Terlambat karena informasi rancangan regulasi muncul menjelang akan disahkan sehingga masyarakat tidak punya banyak waktu untuk mengkaji padahal penyusunan telah rampung setahun bahkan dua tahun sebelumnya.

Kemenkominfo sendiri tidak membuka link khusus bagi masyarakat untuk mengunduh isi dari RPM Konten Mulmed. Informasi yang tidak sempurna hanya akan membuat masyarakat terbawa arus dengan lekas-lekas menolak tanpa berupaya memahami maksud dan tujuan disusunnya regulasi tersebut. Justru masyarakat tahu setelah kisruh merebak di media massa. Kurangnya sosialisasi yang sistematis terencana dan sekedar seremonial tampaknya perlu segera dihindari agar masyarakat paham makna kehadiran regulasi tersebut.

Kedua, masyarakat Indonesia telah bergerak pada era 2.0. Adalah hal yang biasa bagi masyarakat kini untuk mengkritik pemerintah. Bukankah suatu hal yang dinamis dan menunjukkan kemajuan akan kemampuan akses informasi yang semakin baik dan keterlibatan  masyarakat dalam pemerintah. The country is belong to citizen. Maka apa pu yang dirumuskan, ditetapkan, diputuskan pemerintah perlu diketahui masyarakat. Dengan semakin terlibatnya masyarakat dalam arus informasi, bisa dikatakan masyarakat lebih cepat dan lebih pintar dari pemerintah dalam menggunakan dan memanfaatkan media online. Sehingga sudah sepantasnya, pemerintah peduli dan sadar bahwa masyarakat obyek sekaligus subyek regulasi maka rangkullah dengan cara-cara yang baik agar kita bisa saling memahami.

Tentang substansi, maksud dan tujuan dikeluarkannya RPM Konten multimedia akan diulas pada tulisannya selanjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s