Metode Cost Benefit Analysis

Melanjutkan tulisan yang lalu, metode analisis biaya desain sistem informasi dapat dilakukan daengan berbagai cara. Saat melalukan analisis,  kita bisa menentukan metode apa yang digunakan. Bisa salah duanya atau semua metode. Umumnya menngunakan metode tingkat pengembalian bunga (terutama jika menggunakan dana pinjaman), rasio biaya-manfaat, dan periode pengembalian.

Metode CBA untuk memutuskan kelayakan pengembangan sistem dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:

1. Metode nilai sekarang bersih (Net Present Value, NPV)

NPV adalah metode menghitung nilai bersih pada waktu sekarang. Waktu sekarang menjelaskan waktu awal perhitungan bertepatan dengan saat evaluasi dilakukan atau pada periode tahun ke-nol (0) dalam perhitungan cashflow investasi. Jika NPV>0 maka investasi akan menguntungkan/layak (feasible) sedangkan jika NPV<0 maka investasi tidak menguntungkan/layak.

2. Metode tingkat pengembalian internal (Internal Rate of Return, IRR)

Metode IRR bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan cashflow dalam mengembalikan investasi yang dijelaskan dalam bentuk % periode waktu atau kewajiban Minimum Atractive Rate of Return (MARR). Nilai MARR sendiri ditetapkan secara subjektif dengan mempertimbangakan tingkat suku bunga investasi, biaya lain yang harus dikeluarkan, dan faktor risiko investasi. Dari faktor risiko akan diketahui tipe investasi berdasarkan optimistic, most-likely, dan pessimistic investasi. Jika IRR ≥ MARR, maka investasi akan menguntungkan/layak.

3. Metode pengembalian investasi (Return of Investment, ROI)

Metode ROI bertujuan untuk mengukur prosentase manfaat yang dihasilkan oleh proyek dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. Jika ROI>0 maka investasi layak diterima, sedangkan jika ROI<0 investasi tidak layak.

4. Metode rasio biaya manfaat (Benefit Cost Ratio, BCR)

Metode BCR memberikan nilai perbandingan antara komponen manfaat terhadap komponen biaya. Jika BCR≥1 maka investasi akan menguntungkan/layak, sedangkan jika BCR<1 maka investasi tidak menguntungkan/layak.

5. Metode periode pengembalian (Payback Period)

Metode periode pengembalian bertujuan untuk mengetahui seberapa lama (periode) investasi akan dapat dikembalikan saat terjadinya kondisi pulang pokok (break even point).

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s